Sabar? Bisakah kita melakukannya??? Oktober 30, 2008
Posted by h4f1zd in Introspeksi.trackback
Bersabar…itu yang selalu dikatakan orang – orang termasuk saya apabila ada teman, saudara, atau siapapun yang bercerita pada kita bahwa mereka mendapatkan musibah, kekecewaan, kekesalan dan semua kejadian tidak mengenakkan yang terjadi pada diri kita sebagai manusia….Tetapi apakah kita menyadari jika kita yang menjadi org yg mendapatkan musibah, kekecewaan, ato kekesalan dsb itu bisa langsung bilang sabar kepada diri kita sendiri..Some people says yes but many people says no….
Dengan mengambil kata – kata terakhir tadi, untuk sebagian orang yang berkata “yes” maka berbahagialah dan berterimakasih lah pada Allah SWT karena mereka diberikan kesabaran yang begitu luar biasa sehingga bisa langsung menanamkan rasa sabar itu pada diri mereka sendiri, tapi bagaimana dengan kebanyakan orang yang berkata “no”? Tenanglah…Orang2 seperti itu termasuk saya harus belajar lagi mendalami dengan apa yang dinamakan dengan sabar…Sifat manusia apabila kita tidak bisa bersabar atas kejadian yang menurut kita tidak mengenakkan, apapun itu..Karena manusia diberi hawa nafsu oleh Illahi Robbi…Saat saya menulis ini pun saya mengalami apa yang disebut oleh orang yaitu rasa kekecewaan…Dan…Saya pun akhirnya diskusikan dgn tman saya bahwa saya sedang mengalami kekecewaan..Kemudian dia bilang bersabarlah…mmm..menurut saya tidak ada yang salah dengan nasihat itu malah mungkin benar sekali…tapi alangkah nikmat orang yang tidak mengalami musibah, kekecewaan dsb itu bilang sabar…lalu terbersit di pikiran saya, apakah dia bisa berkata itu pada dirinya sendiri jika dia juga mengalami apa yang seperti saya alami?
Saya pun pernah bilang sabar pada teman saya pada saat dia mengalami kekecewaan, sungguh nikmat rasanya bisa menasihati orang dengan berkata sabar, sedangkan kita tidak mengalami apa yang mereka rasakan…sebenarnya apa permasalahan saya sehingga saya segitu kecewanya dan kemudian berpikir untuk menulis tentang ini..Biar saya jelaskan pada anda yang sudah bekerja…Tujuan bekerja untuk apa?pasti semua orang jawabannya untuk mencari uang..walau ada beberapa orang yang bilang untuk mencari pengalaman..trus apa mau kita bekerja untuk mencari pengalaman tapi tidak dibayar?…ooooo…I don’t think so..Sekarang saya tanya bagaimana rasanya jika kita sudah bekerja dan ternyata pada hari dimana uang yang akan kita terima sebagai bagian dari perjanjian (gaji -red) tidak dibayar?
tentunya kita kecewa kan? ya seperti itulah yang saya rasakan pada hari saya menulis ini…
Gila…itu yang ada di benak saya…ko bisa telat gajian saya? padahal saya telah bekerja sesuai dengan rule yang diberikan pada saya..pastinya kapan saya gajian pun saya ga tau..karena saya tanya pada senior2 mereka jawabnya juga ga tau…mereka bilang mereka udah trbiasa telat gajian..hehe
bagi saya ini pengalaman pertama saya gajian telat..karena saya memang orang baru di perusahaan ini…ya sudahlah mungkin belum rezeki saya gajian hari ini…mungkin Allah SWT punya rencana dibalik kejadian saya ini..itu yang akhirnya saya lakukan…pasrah pada illahi Rabbi…lillahi taa’la…Karena hanya Dia Dzat yang mengatur semua rezeki kita…mudah2an saya bisa lebih bersabar…amin..
Hai orang-orang yang beriman jadikanlah sabar dan shalat sebagai penolongmu, sesungguhnya Allah beserta orang-orang yang sabar. (QS. 2:153)

Komentar»
No comments yet — be the first.